Bagian analis kebijakan perwakilan Kementerian RI, Utsan, SH., tinjau langsung pacsa terjadinya kebakaran ruang kelas dan laboratorium MAN 1 Kota Makassar
Kementerian Agama RI Tinjau Langsung Pasca Kebakaran MAN 1 Kota Makassar
Makassar, (Humas MAN 1) - Kementerian Agama Republik Indonesia melalui perwakilan bagian analis kebijakan Utsan, SH., melaksanakan peninjauan langsung pasca terjadi kebakaran pada ruang kelas dan laboratorium MAN 1 Kota Makassar. Selasa (12/12/2023)
Turut
hadir kepala MTsN 1 Kota Makassar Zulfikah Nur, didampingi kepala madrasah Luqman MD, KTU Nurlaela, Wakamad. Humas Nurdin, Wakamad. Kurikulum Marsudi, Wakamad Sarana Prasarana Abdul Rifai, Wakamad Kesiswaan Haris dan guru MAN 1 Kota Makassar.
Kebakaran MAN 1 Kota Makassar tersebut mengakibatkan kerugian Rp. 800.000.000,- (delapan ratus juta rupiah) selain itu, kebakaran ini membuat siswa dan guru pasca terjadi kebakaran menempati ruang kelas belajar darurat di masjid dan laboratorium MAN 1 Kota Makassar.
Dalam rangka memberikan bantuan, Kementerian Agama Republik Indonesia tahun 2023 ini akan menyalurkan bantuan kebutuhan siswa dan guru MAN 1 Kota Makassar. Bantuan yang diberikan tahun 2023 ini meliputi kursi dan meja siswa dan guru berjumlah sekitar 120 buah.
Utsan, menyatakan bahwa pihaknya akan terus berupaya membantu gedung baru yang terbakar di MAN 1 Kota Makassar pada tahun 2024 mendatang. Beliau juga mengajak semua stakeholders madrasah agar berusaha mengingatkan tentang rencana bantuan dan berdoĆ” semoga bantuan kebakaran madrasah ini segera terselesaikan hingga siswa dan guru MAN 1 Kota Makassar kembali beraktivitas seperti biasa.
"Kementerian Agama Republik Indonesia berupaya membantu dalam proses pembangunan kembali ruang kelas dan laboratorium yang terbakar dengan realisasi gedung diperkirakan pada tahun 2024, mengingat sekarang ini akhir tahun 2023." tegas Utsan.
Pihaknya berharap kejadian ini tidak mengganggu proses
belajar mengajar di MAN 1 Kota Makassar, dan siswa-siswa dapat kembali belajar
dengan nyaman dan aman. Kementerian Agama juga mengimbau agar seluruh pihak
dapat bersama-sama mencegah terjadinya kejadian serupa di masa yang akan
datang. (Nr)
asa