Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen ASN untuk memastikan 100% telah mengikuti program ini.
Sosialisasi Penguatan Moderasi Beragama MAN 1 Kota Makassar Resmi Dibuka Kakankemenag Kota Makassar
Makassar, (Humas MAN 1) – Pelaksanaan Sosialisasi Penguatan Moderasi Beragama MAN 1 Kota Makassar atau lima angkatan bersamaan resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Makassar, H. Irman, di Aula Shafa, Asrama Haji Sudiang, Sabtu (12/10/2024).
Kegiatan ini dihadiri oleh peserta dari Angkatan IX secara luring di Wisma Shafa, sementara Angkatan V, VI, VII, dan VIII mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom.
Kakankemenag Kota Makassar membuka acara secara serentak, meski pelaksanaannya dilakukan di beberapa lokasi terpisah.
Angkatan V, VI, dan VII dilaksanakan secara luring di Lynt Hotel Makassar, dengan peserta ratusan guru dari madrasah swasta, sementara Angkatan VIII berlangsung di Hotel Prima dengan total 130 peserta dari kalangan guru pendidikan agama Islam.
Di Wisma Shafa, Kakankemenag hadir secara langsung didampingi oleh Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Makassar, Hj. Nuraedah, dan Kepala MTsN 1 Kota Makassar, Zulfikah Nur, yang juga menjadi pemateri.
Hj. Nuraedah, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi kepada Kakankemenag Kota Makassar atas kesediaannya membuka kegiatan untuk lima angkatan secara serentak. “Terima kasih kepada Bapak Kakankemenag yang telah meluangkan waktu untuk membuka kegiatan moderasi beragama ini.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kita sebagai ASN untuk memastikan 100% telah mengikuti program ini, sesuai dengan perjanjian kinerja,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai moderasi dalam kehidupan sehari-hari. "Moderasi beragama harus kita terapkan di tempat kerja, keluarga, dan masyarakat, agar nilai-nilainya tercermin dalam perilaku sehari-hari," tambahnya.
H. Irman, dalam arahannya menyampaikan bahwa Makassar telah menjadi salah satu kota di Sulawesi Selatan dengan jumlah angkatan terbanyak dalam pelaksanaan program moderasi beragama. “Kegiatan ini sangat penting, selain menjadi bagian dari perjanjian kinerja, program moderasi beragama juga merupakan salah satu program prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia,” jelasnya.
Ia juga mengajak para peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dan berpartisipasi aktif. “Mari kita manfaatkan kegiatan ini sebaik-baiknya, karena tugas kita sebagai ASN harus selaras dengan perjanjian kinerja,” tambahnya.
Kegiatan ini diakhiri dengan pembukaan resmi oleh Kakankemenag. “Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Sosialisasi Penguatan Moderasi Beragama Angkatan V, VI, VII, VIII, dan IX saya nyatakan resmi dibuka,” tutupnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman dan penerapan moderasi beragama di kalangan guru dan tenaga kependidikan serta mendukung peran ASN dalam menjalankan tugas sesuai perjanjian kinerja. (Humas)
asa