Menulis dengan kejujuran serta menolak segala bentuk gratifikasi
MAN 1 Kota Makassar Gelar Workshop RTL SPIP




Makassar, (Humas Makassar) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Makassar melaksanakan Workshop Rencana Tindak Lanjut (RTL) Hasil Survei Penilaian Integritas Pendidikan (SPIP) Jumat, (29/08/2025).
Kegiatan ini resmi dibuka Kepala MAN 1 Kota Makassar, Dr. Hj. Nuraedah, S.Ag., M.Pd., yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya komitmen bersama seluruh warga madrasah dalam membangun budaya integritas yang kuat dan berkelanjutan.
Workshop ini menghadirkan dua pemateri utama. Pemateri pertama, Amaluddin, S.Pd., M.Pd., selaku pengawas damping MAN 1 Kota Makassar sekaligus Ketua Tim RTL SPIP, menyampaikan materi tentang gratifikasi.
Dalam paparannya, menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap praktik gratifikasi dan menyerukan komitmen bersama dengan tegas, “STOP GRATIFIKASI!”
Pesan ini menjadi peneguhan bahwa madrasah harus berdiri sebagai lembaga pendidikan yang bersih, jujur, dan bebas dari segala bentuk penyimpangan.
Sementara itu, materi kedua dibawakan oleh Dr. Mardiana Suyuti, S.Si., M.Pd., yang menekankan pentingnya menulis dengan berintegritas. Menurutnya, menulis bukan hanya sekadar keterampilan akademik, melainkan juga cerminan kejujuran, tanggung jawab, dan profesionalitas seorang pendidik. Karya tulis yang berintegritas berarti bebas dari plagiarisme, jujur, dan didasarkan pada data serta fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.
Dr. Mardiana juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi etika penulisan dalam berbagai bentuk karya, baik ilmiah, laporan, maupun tulisan populer.
Dengan integritas dalam menulis, akan terbangun budaya akademik yang sehat, memperkuat kredibilitas guru sebagai teladan, serta mendukung terciptanya madrasah yang bermartabat.
Guru MAN 3 Kota Makassar sebelum menjadi pengawas madrasah di Kota Makassar ini menutup materinya dengan sebuah pesan inspiratif, “Jika mau mengenal dunia maka harus dengan membaca, dan jika mau dikenal dunia maka harus dengan menulis.”
Sebagai tindak lanjut, seluruh peserta workshop sepakat untuk menuangkan ide dan pemikiran mereka dalam bentuk karya nyata. Kesepakatan bersama ini diwujudkan dengan rencana penyusunan sebuah buku hasil tulisan bersama guru MAN 1 Kota Makassar, sebagai bukti komitmen menulis dengan berintegritas serta kontribusi nyata dalam dunia pendidikan.
Melalui workshop ini, MAN 1 Kota Makassar meneguhkan langkah nyata untuk membangun madrasah yang bersih dan berintegritas.
Menulis dengan kejujuran serta menolak segala bentuk gratifikasi bukan hanya tuntutan moral, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter, profesionalitas, dan kontribusi nyata guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
(Humas M1M/Nr)